Sehat dan Lestari Indonesiaku


"Keanekaragaman Hayati: Sumber Pangan dan Kesehatan Kita"




Indonesia berada dalam kawasan iklim tropis  yang dimana selalu disinari matahari sepanjang tahun nya. Indonesia memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan, dengan curah hujan yang tinggi tersebut Indonesia memiliki tanah yang subuh juga  dianugerahi flora dan fauna yang beragam jenis maupun coraknya, yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar untuk melihat keindahan yang telah Tuhan ciptakan untuk Indonesia. 

Dengan menyambut Hari Keanekaragaman Hayati 2019, kita selaku masyarakat Indonesia mesti bangga karena kita masih bisa merasakan karunia Tuhan yang telah ciptakan bagi Indonesia. Flora dan fauna memiliki berbagai macam manfaat yang kita tidak ketahui sebelumnya seperti, daun bandotan yang sangat baik untuk mengobati penyakit kolesterol dan masih banyak flora lainnya yang bisa kita manfaatkan dengan sebaik dan sebijak mungkin tanpa harus merusak ekositem yang ada didalam nya.

Fauna yang tersebar di Indonesia memiliki banyak corak dan bentuk seperti, Badak bercula satu yang bisa kita temui di Taman Nasional Ujung Kulon, Owa Jawa yang juga bisa kita temui di Pulau Jawa bagian barat. Itu merupakan hewan endemik yang tersebar di Indonesia dan masih banyak lainnya. Namun, saat ini hewan tersebut dikategorikan oleh pemerintah sebagai hewan langka dan harus di lindungi beserta habitatnya akibat pemburuan liar yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
                                                                                         
1. Badak Bercula Satu
  
2. Owa Jawa
"Hewan tersebut dikategorikan
pemerintah sebagai hewan langka dan dilindungi."     


Kita lupakan masalah pemburuan dan sebagainya, kali ini kita akan membahas kebutuhan sehari-hari.
makanan pokok kita tentu nasi karena kita tinggal di negara agraris ini, tak cukup lengkap rasanya jika nasi tidak dicampur dengan lauk-pauk kann ? Nah, keanekaragaman hayati yang Indonesia miliki saat ini dapat mencukupi kehidupan manusia sehari-hari, ayam kita bisa manfaatkan dengan di ambil daging, kulit, bahkan tulang nya pun dapat kita ambil bagi yang menyukainya. Tak lepas dari semua itu dengan banyak nya flora dan fauna yang tersebar di Indonesia, kita bisa manfaatkan untuk sebuah pengobatan tradisional ataupun moderen. Karena paradigma masyarakat kali ini lebih menyukai dan mempercayain pengobatan yang tradisional dari bahan-bahan alami yang terkadung di dalam nya, namun itu semua memerlukan teknologi yang cukup mutakhir untuk mengolah dengan sebaik mungkin.

Seperti hal nya orang Tionghoa yang selalu mengandalkan ramuan obat dari bahan alami seperti teh hijau dan teh putih, itu sangat membantu bagi kesehatan hidup kita dan tidak bisa kita pungkiri lagi bahwa, kesehatan memang nomor satu yang harus dijaga oleh semua manusia agar dapat hidup berkelangsungan dengan sehat tanpa adanya hambatan dan rasa sakit yang dideritanya.

Dalam menyambut Hari Keanekaragaman Hayati 2019, saya menghimbau dan mengajak untuk pembaca blog ini agar kita bisa menjaga ekosistem dari flora dan fauna yang masih hidup di Indonesia meskipun jumlah nya tidak banyak, akan tetapi hal tersebut dapat membantu kelestarian hidup nya agar kelangsungan hidup dari flora dan fauna tersebut dapat kita rasakan untuk masa yang selanjutnya. 









                                            

Comments

Popular Posts